Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama
JAKARTA, - Gubernur DKI Jakarta Basuki "Ahok" Tjahaja Purnama akan melantik 6.506 PNS di lingkungan Pemprov DKI pada 2 Januari 2015 mendatang. Basuki mengisyaratkan banyak pejabat eselon II yang akan distafkan. Ia pun mengaku tidak takut menerima perlawanan dari para PNS DKI yang tiba-tiba dijadikan staf tersebut.
"Kalau ada perlawanan, 1.000-1.200 musuh sama saja? lah. Nanti lihat saja kekhawatiran banyak pihak jadi kenyataan atau tidak," kata Basuki, di Lapangan Silang Monas Selatan, Selasa (30/12/2014).
Basuki menjelaskan, para pejabat eselon II yang distafkan untuk tidak pasrah dengan keadaan. Apabila mereka berkinerja baik saat menjadi staf, maka bukan tak mungkin mereka akan kembali dipromosikan menjadi pejabat eselon.
Sementara, untuk para PNS yang dipromosikan menjadi pejabat eselon, untuk tidak bersenang-senang. Sebab, kinerjanya akan terus dipantau.
Jika kinerjanya tidak baik, maka mereka akan dijadikan staf. Setiap tiga hingga enam bulan, pihaknya bakal melakukan evaluasi rutin bagi seluruh PNS DKI.
Lebih lanjut, evaluasi kinerja PNS dalam waktu singkat itu diyakininya tidak membuat serapan anggaran DKI kembali rendah. Basuki menjamin, sistem e-budgeting berjalan optimal di tahun 2015.
"Saya temukan sewa mobil di DKI setahun itu Rp 461 miliar,gendeng enggak? Pokoknya 2015, semua (SKPD) harus mau pakaie-budgeting," kata Basuki.
Sebelumnya diberitakan, sebanyak 28 pejabat eselon II yang akan dilantik awal Januari mendatang merupakan pejabat baru.
0 Response to "Jadikan Staf Para Pejabat DKI, Ahok Tak Takut Terima Perlawanan"
Posting Komentar